Jumat, 23 Juni 2017

10 Bahaya Merokok (Penyakit Mematikan Akibat Rokok)

Sudah umum diketahui bahwa merokok memberikan dampak-dampak negatif yang sangat banyak. Salah satu dampak yang sangat buruk dari merokok adalah mengakibatkan penyakit jantung.

Sekitar 20% kasus kematian yang disebabkan penyakit jantung memiliki keterkaitan langsung dengan kebiasaan merokok.

Lebih dari 4000 bahan kimia yang bisa membahayakan tubuh terdapat di dalam rokok. Ratusan zat beracun di dalam rokok sangat membahayakan kesehatan, bahkan terdapat 70 zat di dalamnya yang bisa memicu penyakit kanker.

Dilarang Merokok
Dilarang Merokok | Sumber gambar: Pxhere.com

Bahan-bahan berbahaya yang terdapat di dalam rokok, yaitu:
  • Gas oksidan. Gas ini bisa bereaksi bersama oksigen, bahaya yang ditimbulkannya yaitu risiko terkena penyakit stroke, dan masalah penggumpalan darah yang memicu serangan jantung.
  • Benzene. Zat ini biasanya ditambahkan ke dalam bahan bakar minyak, bahayanya jika masuk ke dalam tubuh yaitu bisa menyebabkan kerusakan sel pada tingkat genetik. Bahkan zat berbahaya ini disebut-sebut bisa memicu resiko berbagai jenis kanker, seperti kanker ginjal dan leukimia.
  • Tar. Zat ini nantinya akan mengendap di paru-paru yang memberikan gangguan pada fungsi rambut kecil yang melapisi paru-paru. Hal ini bisa membahayakan, karena fungsi rambut tersebut yang vital yaitu untuk membersihkan kuman dan bakteri yang masuk ke paru-paru.
  • Karbon monoksida. Zat ini sering ditemukan pada asap knalpot mobil, zat ini nantinya mengikatkan diri pada hemoglobin darah secara permanen, yang berdampak buruk berupa menghambat penyediaan oksigen ke tubuh. Gejala yang sering dirsakan adalah mudah lelah.
  • Formaldehyde. Digunakan untuk mengawetkan mayat.
  • Cadmium. Digunakan untuk membuat baterai.
  • Arsenic. Digunakan dalam pestisida.
  • Toluene. Ditemukan pada pengencer cat.
  • Hydrogen cyanide. Digunakan untuk membuat senjata kimia.
  • Nikotin. Digunakan sebagai insektisida.
  • Banyak lainnya.

Akibat seseorang merokok, maka dirinya akan lebih rentan terkena serangan jantung. Seorang perokok bisa berisiko hingga empat kali lebih tinggi terkena penyakit jantung.

Dan risiko lebih tinggi lagi pada seorang perokok wanita yang juga mengonsumsi pil KB.

Masuknya zat-zat berbahaya dari sebatang rokok bisa membahayakan tubuh, terutama pada organ jantung. Misalnya zat nikotin di dalam rokok yang sangat berbahaya, masuknya nikotin ke dalam tubuh berakibat pada menurunnya kadar oksigen yang masuk ke dalam darah.

Efek buruk lainnya dari zat nikotin adalah meningkatkan tekanan darah, mempercepat detak jantung, merusak pembuluh darah dalam jantung, dan resiko pembekuan darah.

Untuk lebih lengkapnya, berikut di bawah ini berbagai bahaya merokok:

1. Kerusakan Otak

Merokok dapat menyebabkan kerusakan otak hingga kematian. Merokok juga meningkatkan risiko terkena masalah aneurisma otak.

Aneurisma otak merupakan sebuah masalah pembengkakan pada pembuluh darah yang disebabkan melemahnya dinding pembuluh darah.

Kondisi tersebut sewaktu-waktu dapat mengalami pecah, dan menyebabkan pendarahan di otak.

Selain itu, kebiasaan merokok ini dapat menyebabkan peningkatan risiko terkena stroke sebesar 50 persen.

Seorang peneliti bidang psikologi di Northumbria University, Tom Heffernan dan Anna-Marie Marshall, menyebutkan bahwa merokok tidak diragukan lagi dapat merusak otak.

Mereka mengatakan bahwa rokok mengandung ribuan bahan kimia berbahaya yang mendatangkan malapetaka bagi kesehatan dan fungsi organ otak.

Dari penelitian yang dilakukan, para peneliti menemukan dampak buruk merokok berupa penurunan kemampuan menyerap informasi atau pelajaran, penurunan kemampuan memori (daya ingat) dan kognitif.

Kondisi bisa semakin parah apabila perokok juga sering mengonsumsi minuman keras. Penelitian ini dipublikasikan di jurnal Frontiers di Psychiatry.

Merokok memengaruhi korteks (lapisan di luar otak) yang berkaitan dengan fungsi untuk pemrosesan informasi dan daya ingat.

Lapisan korteks semakin menipis seiring bertambahnya usia. Namun akibat kebiasaan merokok ini dapat mempercepat penipisan lapisan korteks.

2. Gangguan Lambung dan Kerusakan Sistem Pencernaan

Kebiasaan merokok dapat mengakibatkan gangguan pada otot yang mengontrol bagian bawah kerongkongan, sehingga otot tersebut menjadi lemah.

Kondisi tersebut tidak baik, karena bisa menyebabkan asam dari lambung bergerak ke arah yang salah, yaitu kerongkongan.

Dampaknya akan memicu penyakit asam lambung. Bahaya lainnya yang timbul yaitu ulkus (tukak) lambung dan kanker lambung.

Beberapa jenis kerusakan pada sistem pencernaan akibat kebiasaan merokok, yaitu:
  1. Merokok bisa menyebabkan kanker usus, kanker perut, dan kanker kolorektal.
  2. Mengurangi aliran darah di perut disebabkan menyempitnya pembuluh darah. Bahkan jaringan yang sehat dapat mengalami kerusakan akibat zat di dalam rokok.
  3. Resiko mengalami pendarahan dan bisul yang terasa sakit di bagian usus halus dan lambung.
  4. Resiko peradangan usus (penyakit Crohn). Beberapa gejala yang menyertainya yaitu diare, pendarahan di usus, dan nyeri usus.
  5. Penyakit tukak lambung, dimana perokok yang terinfeksi bakteri H.Pylori lebih berisiko 
  6. lagi mengalami tukak lambung. 

3. Kanker Paru-paru

Hal yang sangat mengerikan dari kebiasaan merokok adalah bahayanya yang memicu penyakit kanker paru-paru. Kandungan zat kimia berbahaya di dalam rokok bisa menyebabkan terjadinya kerusakan sel-sel yang ada di paru-paru.

Kondisi ini yang akhirnya bisa memicu timbulnya sel kanker. Bahaya lainnya akibat merokok bagi paru-paru yaitu penyakit bronkitis, pneumonia, dan emfisema.

Zat berbahaya seperti karsinogen di dalam tembakau dapat merusak sel-sel di paru-paru, yang memicu penyakit kanker paru-paru.

Resiko kanker paru-paru umumnya dikaitkan dengan beberapa fakor, yakni berapa lama seseorang merokok, jumlah rokok yang dihisap per harinya, dan seberapa dalam perokok menghirupnya.

Nah, dengan segera berhenti merokok mulai dari sekarang, maka hal ini ternyata sangat penting dan sangat bermanfaat untuk mengurangi risiko dari berkembangnya kanker paru-paru di dalam tubuh.

Lingkungan dengan asap tembakau sangat beresiko untuk mengembangkan resiko kanker paru-paru. Hal ini termasuk bagi orang yang sering berada dekat dengan orang yang merokok, walaupun dirinya bukan perokok, namun terkena asap rokok membuatnya beresiko tinggi terkena kanker paru-paru.

Studi menyebutkan bahwa filter rokok membahayakan paru-paru. Penelitian baru-baru ini menemukan bahwa rokok dengan penggunaan filter justru lebih beresiko terhadap serangan kanker paru-paru.

Para perokok tentu sudah tidak asing lagi dengan sebutan rokok putih, atau sering juga disebut dengan rokok ringan. Umumnya rokok putih menggunakan filter berbentuk layaknya gabus, yang ada di ujung rokok.

Laman Independent.co.uk menyebutkan sebuah penelitian, bahwa kanker adenokarsinoma meningkat selama 50 tahun terakhir. Peningkatan kanker itu seiring dengan semakin tingginya konsumsi rokok putih oleh para perokok.

Adenokarsinoma menyerang jaringan pembentuk darah, limpa dan sumsum tulang, memicu pembesaran kelenjar getah bening, hingga menyebabkan produksi sel darah putih secara berlebihan.

Pemimpin penelitian, Dr Peter Shields asal Universitas Ohio di Amerika Serikat mengungkapkan bahwa progpaganda rokok putih dengan iming-iming aman untuk kesehatan telah menipu masyarakat.

"Ini dilakukan untuk menipu perokok dan masyarakat berpikir bahwa mereka (rokok putih) lebih aman dari segi kesehatan," katanya.

"Data kami menunjukkan hubungan yang jelas antara penambahan lubang ventilasi (filter) rokok dengan peningkatan adenokarsinoma paru yang terlihat dalam waktu 20 tahun terakhir." lanjutnya.

Dari hasil penelitian tersebut, Food and Drugs Administratioin (FDA) AS didesak untuk melarang penggunaan filter pada rokok. Hal itu setelah dilakukan uji coba klinis, studi epidomologi dan investigasi toxilogical di banyak perusahaan tembakau.

Di Amerika Serikat dan Inggris sendiri telah membuat peraturan untuk melarang penggunaan label di setiap bungkus rokok dengan ungkapan �ringan� atau �tar rendah�.

Peneliti menjelaskan bahwa filter yang digunakan pada rokok putih mengakibatkan perokok menjadi lebih banyak menghirup asap yang di dalamnya berisi racun atau zat berbahaya.

Dr Peter Shields mengungkapkan bahwa filter rokok mengubah bentuk pembakaran tembakau, yang dampaknya zat berbahaya karsinogen lebih banyak masuk ke dalam tubuh, serta asap juga mencapai lebih dalam pada bagian paru-paru.

4. Penyakit pada Mulut dan Tenggorokan

Merokok mengakibatkan timbulnya masalah bau mulut dan menyebabkan noda pada gigi. Masalah lainnya yang timbul adalah penyakit gusi dan bahkan bisa menyebabkan kerusakan indera perasa.

Adapun penyakit serius akibat merokok ini yaitu risiko kanker pada bibir, lidah, tenggorokan, dan pita suara.

Merokok ataupun penggunaan produk tembakau telah memberikan dampak pada banyak orang dewasa berupa masalah gusi. Merokok membuat risiko berkembangnya penyakit gusi menjadi tinggi.

Penggunaan bahan tembakau bisa menyebabkan terhambatnya aliran darah ke gusi, hal ini mengakibatkan masalah bagi gusi karena terhambatnya asupan nutrisi ke gusi, selain itu asupan oksigen juga terhambat. Kondisi seperti ini menyebabkan gusi beresiko mengalami infeksi.

Merokok bisa menyebabkan kerusakan lapisan tulang dan jaringan pada gigi. Berikut berbagai dampak lainnya yang beresiko dialami para perokok berat:
  • Bau napas menjadi tidak sedap.
  • Kepadatan tulang pada rahang yang menurun.
  • Perubahan warna gigi.
  • Penyakit gusi
  • Penumpukan plak dan karang gigi yang parah.
  • Risiko terjadinya lubang pada gigi.
  • Munculnya bercak-bercak putih di dalam mulut (leukoplakia).
  • Beresiko terkena penyakit sinusitis.
  • Beresiko mengalami peradangan kelenjar ludah.
  • Beresiko terkena penyakit kanker mulut.
  • Beresiko terkena infeksi periodontiti yang menyebabkan kerusakan pada jaringan pendukung gigi karena adnya serangan bakteri pada rongga mulut

Seorang perokok terkena risiko lebih tinggi hingga enam kali lipat terkena kanker mulut dan tenggorokan apabila dibandingkan dengan orang yang tidak merokok.

Penelitian telah menunjukan bahwa dengan memutuskan berhenti merokok, maka hal ini sangat bagus karena menurunnya risiko terkena penyakit gusi secara signifikan.

Baik Anda perokok ataupun bukan, Anda tetap perlu memeriksakan diri ke dokter gigi jika mengalami gejala-gejala berupa: bau mulut yang tidak kunjung hilang, Gusi terasa sangat nyeri disertai dengan bengkak, dan gusi berdarah saat disikat.

5. Kerusakan Tulang

Kandungan zat racun di dalam rokok dapat mengakibatkan masalah yang cukup serius bagi tulang, yaitu mengakibatkan kerusakan tulang dan menghambat fungsi dari sel-sel konstruksi.

Hal ini yang menyebabkan para perokok lebih rentan untuk terkena masalah kerapuhan tulang (seperti osteoporosis).

Selain itu, kandungan zat racun di dalam rokok bisa merusak keseimbangan hormon-hormon yang berfungsi menjaga kekuatan tulang, salah satunya yaitu hormon estrogen.

Pembentukan massa tulang dimulai sejak masa kanak-kanak dan mencapai puncaknya pada saat seseorang berumur 30 tahun. Nah, orang yang memiliki kebiasaan merokok (apalagi sejak berumur muda) akan mengalami pertumbuhan tulang yang tidak optimal.

Hal ini mengakibatkan para pecandu rokok umumnya mempunyai tulang yang lebih kecil dan lebih tipis dibandingkan orang sehat yang tidak merokok.

Adapun pada wanita, ketika berada di masa menopause maka secara alamiah akan mengalami penurunan kadar hormon estrogen, dimana jenis hormon ini bermafaat besar bagi kesehatan dan perkembangan tulang.

Terjadinya penurunan kadar estrogen yang disertai dengan kebiasaan buruk merokok, akan mengakibatkan masalah penipisan tulang akan menjadi semakin cepat.

Dampak dari kandungan zat nikotin dan zat-zat berbahaya lainnya di dalam rokok bisa berdampak buruk bagi kesehatan dan kekuatan tulang, dampaknya bisa merusak sel-sel pertahanan tubuh yang sangat penting.

Zat berbahaya di dalam sebatang rokok juga akan menganggu keseimbangan hormon (estrogen), yang dampaknya akan memicu terjadinya kerapuhan tulang.

Merokok menyebabkan organ hati justru menghasilkan terlalu banyak enzim penghancur hormon, yang kondisi ini memicu terjadinya penipisan tulang, lebih-lebih lagi bagi wanita yang telah memasuki masa menopause.

Hal lainnya, merokok ternyata dapat meningkatkan kadar hormon kortisol, ini adalah jenis hormon yang bisa mengakibatkan kerusakan tulang.

Bahaya lainnya dari zat nikotin yaitu dapat merusak sel osteoblast, itu merupakan jenis sel yang memiliki fungsi penting dalam membuat sel tulang yang baru.

Hasil sebuah penelitian menemukan bahwa jika seorang perokok terkena masalah patah tulang, maka proses pemulihannya dapat berjalan lebih lambat dibandingkan orang sehat yang tidak merokok.

Semakin banyak seseorang menghisap rokok, maka akan semakin banyak dibutuhkan waktu untuk memperbaiki kesehatan tulang.

Penelitian menunjukan bahwa dengan setahun berhenti merokok, maka para wanita yang sudah dalam masa menopause mengalami perbaikan kepadatan tulang secara signifikan, hal itu jika dibandingkan dengan para wanita yang terus menghisap rokoknya.

6. Kerusakan Kulit

Para perokok akan mengalami resiko untuk terlihat lebih tua dibandingkan orang-orang yang tidak merokok.

Dampak dari merokok ini yaitu menyebabkan hambatan pengiriman oksigen ke kulit, sehingga terjadi kekurangan asupan oksigen pada kulit.

Kebiasaan merokok meningkatkan resiko penuaan dini, berupa tampilnya kerutan di sekitar mata dan mulut.

Garis kerutan bisa muncul pada bagian mulut maupun mata, semakin seseorang sering merokok maka garisnya akan semakin kentara. Munculnya garis kerutan tersebut karena kontraksi otot wajah yang tampak akibat sering merokok.

Perubahan warna kulit bisa juga terjadi akibat kebiasaan merokok. Biasanya dampak dari merokok ini menyebabkan kulit menjadi cenderung berwarna kuning keabu-abuan, serta terlihat sedikit pucat.

Dampak lainnya yaitu kulit menjadi cenderung lebih kering dan teksturnya berubah.

Merokok bisa menyebabkan penipisan kulit, dimana bahaya dari merokok ini bisa meyebabkan gangguan pada sirkulasi darah, sehingga suplai darah di dalam tubuh menjadi terhambat.

Kondisi tersebut mengakibatkan bagian-bagian kulit tidak memperoleh asupan oksigen secara optimal, yang akibatnya memicu masalah penipisan kulit.

Asap rokok juga bisa mengakibatkan timbulnya jerawat dan komedo, karena dampaknya yang bisa menghambat pori-pori, sehingga debu dan kotoran yang tinggal di dalamnya. Keadaan seperti ini tidak baik karena membuat kulit sulit bernafas.

Selain itu, kulit wajah juga kehilangan kelembaban karena sering terkena paparan asap rokok. Asap rokok juga memicu kulit mengalami masalah penuaan dini.

Gejala-gejala penuaan dini yang biasa terjadi yaitu kerutan di wajah dan munculnya spot hitam yang semakin terlihat jelas.

Merokok juga menyebabkan masalah serius berupa kanker kulit. Para peneliti telah menemukan bahwa bagian kulit yang banyak dan sering terkena paparan asap rokok secara langsung, akan mengalami bahaya resiko kanker kulit.

Yang cukup sering diserang jenis kanker ini yaitu bagian mulut dan bibir.

7. Gangguan pada Organ Reproduksi

Merokok dapat berdampak menghambat fungsi sistem reproduksi dan menurunkan kesuburan seseorang.

Pria yang merokok dapat terkena resiko impotensi, kualitas maupun kuantitas sperma menjadi menurun, hingga bisa menyebabkan kanker testis.

Bagi wanita yang memiliki kebiasaan merokok maka bisa beresiko pada gangguan kesuburannya. Bahaya lainnya yaitu risiko penyakit kanker serviks.

Hal itu karena zat-zat di dalam rokok memperlemah kemampuan alami tubuh dalam melawan infeksi HPV.

Para Ilmuwan Universitas Saarland Mathias Montenarh, menyatakan bahwa dari hasil penelitian yang mereka lakukan, diketahui adanya perubahan negatif pada membran dan DNA sel sperma perokok.

Dampak dari sering merokok bisa menyebabkan pergerakan sperma di dalam tubuh mengalami hambatan, serta sperma menjadi lebih mudah mati.

Oleh karena itu, para peneliti menghimbau agar para pria yang memang masih ingin mempunyai anak lagi, maka hendaknya menjauhi yang namanya merokok, termasuk menjauhi paparan asap rokok yang berasal dari orang lain.

Di dalam asap rokok terkandung zat kimia yang bisa mempengaruhi kondisi DNA, yang berdampak seseorang tidak bisa lagi membuahi sel telur. Merokok bisa menyebabkan perusahan betuk sperma yang mengakibatkan pembuahan tidak terjadi.

Di dalam cairan sperma dari orang yang memiliki kebiasaan merokok, para peneliti menemukan kotin di dalamnya, dalam kadar yang jauh lebih tinggi dibandingkan pria yang tidak merokok.

Kotin merupakan produk penguraian nikotin, yang dampaknya jika terlalu tinggi kadarnya di dalam sperma, mengakibatkan kemampuan berenang sel sperma menjadi menurun.

Profesor Mohammed Hammadeh menjelaskan bahwa bercak yang terdapat pada sel sperma, itu mengartikan bahwa sel sudah rusak. Adapun kondisi sel sperma yang sehat yaitu tidak bernoda.

Setelah dilakukan tes, diketahui bahwa sel sperma yang telah mengalami kerusakan DNA tidak bisa membuahi sel telur.

8. Memicu Kepikunan Dini

Rokok mengandung lebih dari empat ribu zat kimia, diantaranya terdapat zat racun yang berbahaya seperti aesenik, karbonmonoksida, butane, amonia dan metanol.

Berdasarkan hasil studi yang dipublikasikan di jurnal Frontiers in Psychiatry, yang dilakukan oleh para peneliti di Northumbria University, menemukan bahwa dalam jangka panjang paparan zat kimia beracun bisa merusak otak. Kondisi ini mengakibatkan kemampuan belajar dan daya ingat menjadi menurun.

Merokok dalam jangka panjang berdampak pada penurunan fungsi memori otak, termasuk mudah lupa seperti dalam meletakkan barang.

Sehingga sering merokok akan memicu seseorang menjadi mudah pikun, bahkan bisa berpotensi kepikunan terjadi saat usia masih muda.

Dan parahnya, bahaya kepikunan akibat merokok ini tidak hanya mengintai para perokok aktif, namun para perokok pasif bisa terkena dampak kepikunan ini.

Tim peneliti mengungkapkan bahwa orang yang merokok dan juga mengonsumsi banyak minuman beralkohol akan mengalami penurunan memori dalam skala besar. Efek ganda ini sangat buruk bagi para perokok dan peminum akohol.

9. Melemahkan Gen Pelindung Arteri

Merokok bisa meningkatkan risiko penyumbatan pembuluh darah akibat lemahnya sebuah gen.

Pada sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal Circulation, menemukan bahwa merokok berdampak pada bahaya penumpukan plak, yang dapat membuat kaku pembuluh darah, kondisi inilah yang akhirya mengakibatkan penyakit jantung.

Diketahui bahwa satu dari lima kasus penyakit jantung koroner adalah akibat dari kebiasaan merokok, yang dikaitkan dengan 1,6 juta kematian di dunia pada setiap tahunnya. 

10. Memicu Stres

Para perokok ternyata mengalami resiko yang lebih tinggi terkena stres. Sebagian orang yang merokok mungkin menganggap merokok bisa membuat pikiran lebih tenang.

Sehingga tidak jarang yang menilai bahwa kandungan nikotin bisa menenangkan pikiran, namun pada faktanya ini adalah hal yang keliru.

Hal itu karena yang menyebabkan perokok gelisah dan tidak tenang adalah gejala putus obat terhadap nikotin.

Sehingga dengan kata lain, merokok menyebabkan kecanduan terhadap zat nikotin, ketika asupan zat nikotin ini terpenuhi maka perokok �seakan-akan� merasa lebih tenang.

Nikotin dalam rokok mencapai otak hanya dalam waktu 10 detik saja, efek yang katanya menghilangkan stres setelah merokok adalah berkat adanya pelepasan dopamin di otak.

Pelepasan dopamin inilah yang memberikan rangsangan perasaan senang, serta saraf akan ikut bersantai.

Menurut para ilmuwan di University of East London, bahwa adanya efek yang menenangkan pada rokok merupakan bentuk kecanduan secara psikologis saja.

Zat nikotin bekerja dengan mengubah kimia otak, dengan cara mempengaruhi neurotransmitter. Hal tersebut bisa mengubah cara bekerja sel-sel otak (menjadi tidak normal).

Nah, jika perokok tidak lagi memperoleh asupan nikotin, maka membuat kondisi suasana hati menjadi buruk.

Sehingga, orang yang memiliki kebiasaan merokok, sangat bergantung pada zat nikotin. Dan ternyata merokok tidaklah memiliki manfaat mengurangi stres.

Bahkan jika seseorang terus-menerus memompa nikotin dalam darah, maka dampaknya bisa membahayakan kesehatan tubuhnya secara keseluruhan.

Fakta yang ada bahwa dalam jangka panjang, para pecandu rokok mengalami kenaikan resiko tingkat stres yang cukup signifikan.

Jika Anda masih merasa bahwa merokok dapat menghilangkan stres? Ketahuilah bahwa merokok hanya menyembunyikan masalah Anda sementara saja.

Bahkan, penelitian menunjukan bahwa dengan berhenti merokok, maka dapat mengurangi tingkat kecemasan dan stres.

Yang penting, seseorang berhenti merokok, lalu mengalihkan dirinya pada kegiatan yang bermanfaat seperti membaca, olahraga, dll. Sehingga nantinya bisa jauh lebih bahagia dan bebas stres.

Hal Penting Lainnya

Walaupun tidak semua perokok meninggal karena kanker, penyakit jantung, atau pun stroke, namun memasukan zat-zat berbahaya dari sebatang rokok ke dalam tubuh bisa sangat menurunkan kualitas hidup.

Orang yang sering merokok akan sangat rentan terkena batuk-batuk, sesak napas, mudah capek, bahkan merokok membuat sistem kekebalan tubuh melemah.

Dapat dikatakan, bahwa orang yang merokok maka sama saja dirinya sedang menabung racun di dalam tubuh. Jika hal ini berlangsung dalam jangka panjang, maka risiko terkena penyakit berbahaya pun menjadi sangat tinggi di masa tua.

Bahaya merokok ini tidak hanya mengenai Anda, namun orang-orang terdekat bisa sangat berpotensi terkena bahaya dari menghirup asap rokok yang beracun.

Apakah Rokok Elektronik (Vape) Berbahaya?

Rokok Vape

Penggunaan rokok elektrik atau vape pada awalnya bertujuan untuk membantu perokok agar berhenti merokok, atau juga mengurangi penggunaan rokok tembakau.

Sebagian pihak mengklaim bahwa penggunaan rokok elektrik lebih aman jika dibandingkan rokok tembakau. Namun, apakah hal ini benar bahwa bahaya vape tidak ada apa-apanya dibandingkan rokok tembakau?

Vape atau rokok elektrik merupakan salah satu jenis dari penghantar nikotin elektronik. Cairan di dalam tabung rokok elektrik terkandung zat nikotin, gliserin, propilen glikol, dan penambah rasa.

Propilen glikol atau gliserin berfungsi untuk memproduksi uap air. Hasil penelitian menyatakan bahwa menghirup propilen glikol bisa mengakibatkan resiko saluran pernapasan mengalami iritasi.

Dengan demikian, penggunaan rokok elektrik tetap saja memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Rokok elektrik juga memiliki kandungan nikotin sebagai zat adiktif.

Sehingga ketika Anda berhenti menggunakan rokok elektrik, maka akan timbul perasaan dimana Anda ingin selalu menggunakannya lagi, sehingga menimbulkan perasaan negatif seperti gelisah, mudah marah, depresi, dan kecemasan.

Menggunakan rokok elektrik maupun rokok tembakau dalam jangka panjang, maka akan mengakibatkan bahaya kesehatan yang serius.

Beberapa penelitian para ahli kesehatan telah menyatakan bahwa rokok elektrik jauh dari kata tidak berbahaya.

Berdasarkan penjelasan dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, menyebutkan tentang bahaya rokok elektrik (vape), bahwa kandungan nikotin di dalam vape bisa sangat membahayakan, terutama bagi anak muda karena nikotin bisa merusak perkembangan otak.

Selain itu, kandungan nikotin di dalam vape sangat membahayakan kesehatan wanita hamil dan janin yang ada dalam kandungannya.

Penelitian lainnya menunjukkan bahwa kandungan zat kimia di dalam rokok elektrik bisa merusak jaringan paru-paru, serta mengakibatkan gangguan pada sel paru-paru dalam menangkal bahaya dari luar seperti kuman dan lainnya.

Pada rokok vape, di dalamnya terdapat zat kimia propylene glycol (PG), zat ini akan menyerap kelembapan pada kulit sensitif di dalam lubang hidung.

Hal tersebut menyebabkan perokok vape yang suka menghembuskan asapnya melalui lubang hidung, mengakibatkan kulit di dalam lubang hidung mengering, bahkan bisa mengakibatkan terjadinya pendarahan hidung. 

Rabu, 07 Juni 2017

23 Cara Mengatasi Rambut Keriting & Bergelombang (Agar Lurus)

Sebenarnya pada masing-masing rambut setiap orang memiliki keunikan tersendiri, dimana ada orang yang memiliki rambut yang lurus, ikal, bergelombang dan keriting.

Memiliki rambut yang keriting sebenarnya bukanlah sebuah kekurangan, karena rambut keriting juga bisa terlihat indah, tergantung rajinnya dalam merawat rambut.

Penyebab yang memicu rambut keriting dan bergelombang:
  • Lingkungan yang banyak polusi dan kotor.
  • Posisi kepala saat tidur yang memicu rambut menjadi keriting.
  • Terlalu sering melakukan ribonding, catok dan smoting.
  • Terlalu sering menggunakan topi atau penutup kepala lainnya.
  • Malas merawat rambut.
  • Faktor keturunan (kalau faktor ini tidak dapat dicegah)
Cara Mengatasi Rambut Keriting

Anda sebenarnya masih bisa mengusahakan agar rambut keriting sedikit demi sedikit bisa menjadi lurus. Jangan memaksakan diri merogoh banyak uang untuk menjalani perawatan rambut lurus, karena biayanya yang cukup mahal.

Anda masih bisa berupaya meluruskan rambut keriting dengan cara yang alami, yang biayanya murah dan lebih aman. Langsung saja hal ini akan dibahas di bawah.

1. Jaga Selalu Kelembaban Rambut Anda dengan Baik
Dalam rangka menjaga kelembaban alami rambut, maka hendaknya Anda tidak berlebihan dalam mencuci rambut dengan shampoo berbahan kimia.

Penggunaan shampo memang diperlukan, akan tetapi jika penggunaannya berlebihan bisa memberikan dampak negatif bagi rambut.

Bahan kimia yang terkandung di dalam shampo tidaklah terlalu bersahabat dengan kesehatan rambut.

Nah untuk itu, Anda juga bisa menggunakan pembersih rambut alami, seperti dengan menggunakan baking soda yang kegunaannya mampu menghilangkan ketombe pada akar rambut.

Sehingga nantinya baking soda digunakan layaknya shampo, yaitu digunakan seperti keramas biasa.

Setelah dibilas, maka Anda juga bisa membasahi rambut dengan perasan jeruk nipis ataupun lemon, kegunaannya untuk menutrisi rambut, serta membuat rambut bisa menjadi lebih lembut, rapih dan sehat.

Untuk menjaga kelembaban rambut agar tetap baik, maka hindari terlalu lama berdiri di bawah sinar matahari langsung, yang menyebabkan rambut kekeringan dan menjadi tidak indah, Hal ini juga bisa berkontribusi memicu keriting pada rambut.

2. Manfaatkan Buah Pisang
Selain bisa diknosumsi langsung, yang buah pisang ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Anda juga bisa memanfaatkan buah pisang untuk membantu meluruskan rambut keriting dan bergelombang, serta menutrisi rambut. Caranya:
  1. Pertama-tama siapkan buah pisang dalam keadaan benyek.
  2. Siapkan juga 2 sdm madu.
  3. Haluskan pisang menggunakan blender.
  4. Kemudian, campurkan pisang (yang sebelumnya sudah dihaluskan) dengan 2 sdm madu. 
  5. Setelah itu, kedua bahan tersebut diaduk sampai merata.
  6. Setelah selesai mengaduk, maka saatnya untuk mengoleskannya pada seluruh bagian rambut (termasuk kulit kepala).
  7. Setelah selesai mengoleskan, maka diamkan selama 1 jam.
  8. Kemudian barulah bersihkan rambut menggunakan air bersih.
  9. Setelah itu, Anda bisa mengunakan shampo untuk membilas rambut.

Perawatan ini hendaknya dilakukan secara rutin seminggu sekali.

3. Biasakan Mengeringkan Rambut Secara Alami
Jangan terlalu sering menggunakan hairdryer untuk mengeringkan rambut setelah keramas, hal itu karena dampaknya yang bisa menyebabkan rambut keriting menjadi semakin terlihat mengembang. Hal ini juga membuat ujung rambut menajadi bercabang, serta rambut akan cenderung kering.

Sebagai saran, setelah Anda mencuci rambut cobalah membungkus rambut menggunakan handuk, hal ini agar air pada rambut bisa terserap dengan cepat.

Anda juga bisa mengeringkan rambut dengan cara dikipas-kipas atau dianginkan. Dengan mengeringkan secara alami ini maka mencegah rambut menjadi mudah kering, mengembang dan tidak tertata.

Dengan cara alami ini, maka jangan biasakan untuk sering menggunakan alat hairdryer yang penggunaannya bisa beresiko memberikan dampak buruk bagi kesehatan dan keindahan rambut.

4. Buah Pepaya
Kandungai di dalam buah pepaya bisa membantu untuk menutrisi rambut dan meluruskan rambut secara alami. Berikut langkah-langkahnya:
  1. Pertama-tama siapkan pepaya matang dan madu.
  2. Lalu haluskan pepaya memakai blender.
  3. Lalu Anda campurkan sedikit madu pada pepaya yang telah dihaluskan tersebut.
  4. Lalu aduk keduanya hingga merata.
  5. Setelah selesai mengaduk, maka saatnya untuk mengoleskan pada bagian seluruh rambut, termasuk kulit kepala.
  6. Setelah selesai mengoleskan, maka birkan 1 jam dalam kondisi demikian, hal ini agar kandungannya meresap. 
  7. Setelah itu barulah membilas rambut menggunakan air bersih.
  8. Lalu pakailah shampo untuk membilas rambut.

Perawatan dengan bahan pepaya dan madu ini hendaknya dilakukan secara rutin seminggu sekali.

5. Hindari Mengacak Rambut
Mengacak rambut merupakan kebiasaan yang buruk, terutama bagi mereka yang memiliki rambut keriting. Hal ini karena dampaknya menyebabkan rambut menjadi terlihat berantakan dan terlihat tidak enak.

Apabila Anda memang sangat ingin menata rambut ikal dengan model acak, maka cobalah mencari tutorialnya di internet, sehingga penataan rambut model acak yang dilakukan bisa dilakukan dengan benar.

6. Jeruk Nipis dan Santan
Kedua bahan alami ini dapat dimanfaatkan untuk perawatan rambut keriting menjadi lurus dan juga bisa menghaluskan rambut, berikut langkah-langkahnya:
  1. Siapkan satu cangkir santan dan dua sdm air perasan jeruk nipis.
  2. Lalu campurkan 1 cangkir santan kelapa dan 2 sdm air perasan jeruk nipis tersebut, di dalam atu wadah.
  3. Lalu aduk keduanya hingga tercampur rata.
  4. Lalu simpan di dalam kulkas, hingga masker rambut mengental.
  5. Setelah kental, maka aplikasikan (balurkan) masker rambut alami tersebut pada semua bagian rambut.
  6. Setelah selesai mengaplikasikan masker, lalu sisir rambut Anda hingga rapi.
  7. Lalu bungkus rambut menggunakan shower cap supaya tidak ada udara yang masuk dan mengenai rambut.
  8. Biarkan selama beberapa menit, kemudian shower cap dan bersihkan rambut menggunakan air bersih.

Disarankan untuk melakukan perawatan ini setiap hari, hingga nantinya terlhiat manfaatnya.

7. Lindungi Rambut
Agar dapat mencegah rambut keriting menjadi kering, ketika berenang pakai topi renang khusus yang berguna untuk melindungi rambut dari cairan desinfektan yang terdapat di dalam kolam renang.

Cairan desinfektan bekerja untuk mematikan kuman, yang bisa berdampak negatif bagi rambut, yaitu bisa membuat rambut menjadi kekeringan.

Selain itu, ketika Anda berada atau beraktifitas di luar ruangan maka hendaknya melindungi rambut dari paparan sinar matahari, Anda disarankan menggunakan topi atau penutup dari kain.

Hal-hal sederhana seperti ini perlu diperhatikan agar rambut Anda bisa selalu dalam kondisi sehat dan terhindar dari masalah kekeringan.

8. Minyak Zaitun
Telah banyak diketahui bahwa minyak zaitun memiliki manfaat yang sangat luar biasa, bahkan minyak sehat yang satu ini diyakini bisa menurunkan resiko penyakit jantung dan stroke.

Hal itu karena penduduk yang berada di dataran Mediterania ternyata mempunyai jumlah penderita serangan jantung yang presentasenya paling rendah. Penduduk di dataran mediterania secara umum menggunakan minyak zaitun.

Kandungan di dalam minyak zaitun juga bermanfaat bagi kesehatan kulit dan rambut, serta dapat meluruskan rambut. Dengan menggunakannya secara rutin, juga bermanfaat agar rambut Anda bisa menjadi lebih hitam dan ternutrisi dengan baik. Berikut caranya:
  1. Siapkan minyak zaitun secukupnya.
  2. Setelah itu panaskan minyak zaitun beberapa menit, jangan sampai mendidih (sebentar saja). Lalu matikan api.
  3. Kemudian tambahkan secangkir daun rosemary kering yang sebelumnya diremas-remas halus, tunggu hingga minyak mendingin.
  4. Setelah mendingin, maka aplikasikan masker rambut alami ini pada rambut secara merata.
  5. Anda bisa mengaplikasikan masker rambut sambil memijat, setelah itu diamkan 30 menit agar kandungan meresap sempurna.
  6. Setelah itu barulah membersihkan rambut menggunakan air bersih, kemudian keramas.

Sebagai catatan, apabila Anda ingin mengeringkan rambut, maka hendaknya dilakukan secara alami yaitu dengan menutup rambut menggunakan handuk hangat, sehingga biarkan rambut mengering secara alami.

9. Berhati-hati pada Kandungan Shampo
Sheri Harbinger mengatakan �hendaknya menghindari penggunaan sampo biasa�. Sheri Harbinger adalah seorang VP Education of DevaCurl, produsen produk perawatan rambut ikal.

Hal itu karena shampo biasa memiliki kandungan sulfat, yang merupakan bahan detergen penghasil busa, dampaknya bisa menyebabkan rambut menjadi kering.

Padahal rambut yang bersifat keriting dan ikal pada dasarnya telah kering, sehingga penggunaan bahan sulfat pada rambut ini bisa membuat rambut cenderung rapuh.

Shari memberikan rekomendasi untuk menggunakan shampo bebas sulfat (sulfate free) yang kemudian diikuti dengan penggunaan kondisioner. Produk Shampo yang bebas sulfat tidak berbusa, serta tidak menyebabkan rambut menjadi cenderung kering.

Selain itu, setelah melakukan keramas maka hindari menggosok-gosok rambut menggunakan handuk secara keras supaya tekstur ikal tidak berantakan.

Anda bisa melakukannya dengan menekan-nekankan handuk secara lembut pada rambut yang basah untuk menyerap air di rambut.

10. Pepaya dan Pisang
Saat ini sudah banyak bermunculan produk masker pelurus rambut yang dibuat dari bahan dasar pepaya dan pisang. Manfaatkan bahan alami ini di rumah, yang harga buah ini sangat mudah. Kandungan di dalamnya memiliki beragam nutrisi yang sangat penting. Untuk penggunaannya pada rambut, caranya:
  1. Pertama-tama sediakan mangkuk berukuran sedang yang telah dibersihkan sebelumnya.
  2. Kemudian ambil daging pepaya dan pisang secukupnya saja, letakan ke dalam mangkuk.
  3. Kemudian campurkan dan tumbuk keduanya.
  4. Kemudian remas-remas sampai hingga nantinya berbentuk masker. 
  5. Jika Anda rasa bentuknya terlalu pekat, maka Anda dapat menambahkan sedikit air hangat.
  6. Tambahkan beberapa sendok makan madu. 
  7. Kemudian masker rambut alami ini siap digunakan, aplikasikan pada semua bagian rambut
  8. Setelah selesai mengaplikasikan masker rambut ini, maka biarkan selama 30 menit.
  9. Setelah itu barulah membilas dengan menggunakan air bersih.
  10. Lakukan keramas rambut.
  11. Hindari mengeringkan rambut dengan menggosokan handuk secara keras pada rambut.
  12. Selesai.

11. Hindari Terlalu Sering Menyisir Rambut
Sering menyisir rambut dikhawatirkan nantinya rambut menjadi mengembang dan sulit ditata. Hindari dari terlalu sering menyisir atau menyikat rambut ikal.

Nah, agar bisa menghindari kusut, maka Anda bisa menggunakan jari-jari tangan untuk menyisir rambut. Atau Anda bisa menyisir rambut menggunakan sisir bergigi jarang, yang tidak terlalu memberikan dampak buruk.

Utamanya lagi hindari sering menyisir rambut ketika rambut masih basah. Selain itu, dalam mengeringkan rambut maka biasakan mengeringkan rambut secara alami.

12. Manfaatkan Gel Lidah Buaya
Lidah buaya sudah umum diketahui bermanfaat bagi rambut. Selain memiliki banyak nutrisi bermanfaat untuk rambut, gel lidah buaya juga memiliki banyak manfaat lainnya seperti bisa dijadikan obat herbal dan lainnya.

Untuk penggunaan lidah buaya pada rambut agar membantu meluruskan rambut, berikut langkah-langkahnya:
  1. Pertama-tama patahkan satu batang lidah buaya yang masih segar, gunakan lidah buaya yang baru saja dipetik.
  2. Setelah itu potong, dan ambilah gel yang ada di dalam lidah buaya tersebut.
  3. Kemudian, panaskan gel lidah buaya tersebut beberapa menit saja.
  4. Setelah itu, tunggu hingga mendingin.
  5. Lalu, barulah mengaplikasikannya (mengoles) secara merata ke semua bagian kulit kepala dan rambut.
  6. Biarkan selama beberapa saat, hingga nutrisi dari gel lidah buaya terserap habis.
  7. Kemudian barulah bilas rambut hingga bersih kembali. Lakukan secara rutin.

13. Hindari atau Batasi Penggunakan Hairdryer
Hembusan angin yang keluar dari hairdryer ternyata jika terlalu sering terkena rambut dapat menyebabkan tekstur rambut (terutama rambut keriting dan ikal) bisa menjadi mengembang berantakan.

Akan tetapi, apabila Anda ingin memakai hairdryer, maka gunakan diffuser (yang bentuknya berupa corong yang dipasang di mulut hairdryer). Kegunaan alat tambahan ini adalah agar angin yang keluar dari hairdryer bisa menjadi lebih lembut, sehingga tekstur tambut tetap terjaga dengan baik.

14. Minyak Katsor
Mungkin Anda kurang familiar dengan nama minyak katsor. Sebenarnya minyak ini sama dengan minyak jarak, hanya memang pada beberapa daerah disebut sebagai katsor.

Kegunaan dari kandungan minyak katsor adalah dapat membantu agar rambut bisa lurus tanpa perlu dilakukan rebonding, selain juga terdapat banyak manfaat lainnya bagi kesehatan tubuh. Cara pemanfaatannya:
  1. Pertama-tama panaskan minyak jarak sebentar saja.
  2. Setelah itu, tunggu minyak agar tidak teralu panas, setelah itu baru dioleskan secara merata ke semua bagian kulit kepala.
  3. Anda bisa mengoleskan sambi memberikan pijatan lembut.
  4. Setelah itu, bungkus kepala menggunakan handuk hangat (handuk sebelumnya direndam dengan air panas).
  5. Tunggu sekitar 30 menit, kemudian barulah membilas menggunakan air bersih.

Kandungan di dalam minyak biji jarak ini bermanfaat untuk membantu meluruskan rambut secara alami.

15. Hindari Produk Tata Rambut Yang Mengandung Silikon
Kebiasaan untuk menambahan bahan silikon pada produk tata rambut, walaupun dapat menjadikan rambut terlihat mengilap, akan tetapi melakukan hal seperti ini tidak dianjurkan.

Hal itu karena bahan silikon bisa menutup lapisan luar rambut, yang dampaknya adalah kelembapan tidak bisa menembus sampai ke korteks rambu, sehinga kondisi rambut akan menjadi cenderung kering.

Hendaknya untuk kemanaan, maka mulai dari sekarang Anda perlu mempelajari kandungan bahan yang terdapat di dalam produk rambut.

Sebagai pengetahuan, apabila pada suatu produk yang Anda lihat pada labelnya, disana tertulis suatu bahan yang namanya memiliki kata cone (seperti dimethicone dam silicone), siloxane (seperti cyclopentasiloxane) dan conol (seperti dimethiconol), hal itu menunjukan bahwa produk tersebut memiliki kandungan silikon.

16. Susu
Dari laman Top10homeremedies.com, susu sudah dikenal memiliki khasiat pelembab yang bisa membantu untuk meluruskan rambut.

Selain itu, di dalam susu terkandung protein yang bermanfaat untuk memperkuat poros rambut, sehingga menjadikan rambut halus dan bebas keriting. Cara membuat ramuannya:
  1. Campurkan minuman satu gelas susu dengan setengah cangkir air. 
  2. Lalu campuran tersebut disemprotkan secara merata di rambut hingga akar rambut. 
  3. Supaya hasilnya maksimal maka diamkan selama 1 jam lalu sisir menggunakan sisir yang renggang. 
  4. Lalu bilas rambut menggunakan air bersih. Sekalian melakukan keramas. 
  5. Lakukan terapi ini satu kali dalam seminggu.

17. Telur dan Minyak Zaitun
Masih dari laman Top10homeremedies.com,  telur memiliki manfaat penting dalam membuat rambut menjadi lebih kuat. Kandungan minyak zaitun membantu untuk menjaga rambut Anda tetap bersih dan sehat. Campuran dari bahan-bahan ini bisa membantu untuk meluruskan rambut secara alami.

Kocoklah dua butir telur, lalu campurkan dalam empat sendok makan minyak zaitun. Setelah itu oleskan campuran ini kepada rambut dan kulit kepala. Kemudian sisir rambut Anda dengan sisir bergigi lebar.

Lalu gunakan topi khusus mandi dan biarkan selama 30 menit. Setelah itu lepas topi, dan cuci rambut hingga bersih kembali, dan lakukan keramas.

18. Jangan Terlalu Sering Blow Atau Catok
Jika hanya sesekali melakukan blow ataupun catok rambut lurus maka masih boleh-boleh saja, hanya saja jika terlalu sering melakukannya maka bisa mengakibatkan rambut menjadi kering dan rusak. Kondisi ini lama-kelamaan bisa menyebabkan rambut menjadi terlihat berantakan.

19. Perlakukan dengan Lembut Saat Tidur
Ketika tidur maka rambut akan bergesekan dengan sarung bantal. Sehingga untuk memberikan keamanan bagi rambut maka gunakan sarung bantal dari kain yang lembut dan licin, sehingga mencegah hal buruk bagi rambut.

20. Keringkan Rambut dengan Hati-hati
Ketika Anda ingin menggunakan pelurus rambut, maka sebuah kesalahan besar ketika menggunakannya dalam kondisi rambut yang masih basah (belum mengering sepnuhnya).

Panas dari alat pelurus rambut bisa mengakbiatkan perubahan suhu ekstrim pada rambut, yang dampaknya bisa beresiko mematahkan rambut.

Dalam mengeringkan rambut, jika Anda menggunakannya handuk maka tepuklah secara perlahan memakai handuk tersebut. Hindari mengeringkan rambut dengan cara menggosoknya karena bisa berakbiat lapisan luar rambut menjadi kasar.

21. Jika Menggunakan Kondisioner, Gunakan Kondisioner yang Berprotein
Hendaknya Anda memilih perawatan kondisioner yang kaya akan protein untuk rambut, kegunaannya yaitu nantinya rambut menjadi lebih mudah dirapikan, hal ini penting terutama yang memiliki rambut keriting, sehingga nantinya menjadi lebih mudah ditata.

22. Batasi Penggunaan Blow Dry
Ketika memakai blow dry hendaknya dengan menggunakan fitur diffuser, hal ini bertujuan untuk membatasi jumlah panasnya. Penggunaan blow dry yang terlalu sering bisa menyebabkan rambut menjadi cenderung lebih kering.

23. Jangan Ikat Rambut
Adanya pengikat rambut menyebabkan rambut menjadi tidak lurus sempurna, terutama jika mengikat rambut dengan terlalu kuat, maka bisa berdampak buruk bagi rambut. 

Sabtu, 03 Juni 2017

Manfaat Mikrodermabrasi & Efek Sampingnya (Hal Lainnya Yang Penting Diketahui)

Mikrodermabrasi adalah sebuah terapi khusus untuk melakukan exfoliation (pengelupasan) dengan menggunakan kristal-kristal mikro, yang bertujuan untuk menghilangkan sel-sel kulit mati, serta mendorong agar produksi sel kulit baru bisa menjadi lebih cepat.

Melakukan mikrodermabrasi nantinya juga akan bisa merangsang peningkatan produksi kolagen. Terapi ini dapat menjadikan tekstur kulit menjadi terasa lebih halus, serta mengurangi tampilnya garis-garis halus pada kulit.

Hanya saja, untuk memperbaiki pori-pori kulit dengan metode mikrodemabrasi ini ternyata tidak dapat diterapkan pada setiap orang. Sehingga dapat dikatakan Mikrodermabrasi tidak bisa cocok untuk semua orang.

Walaupun memang memberikan manfaat untuk membuat kulit lebih bercahaya dan indah, akan tetapi terapi mikrodermabrasi tidak boleh diterapkan pada beberapa jenis kulit.

Dimana memang sebagian orang mengalami hasil setelah melakukan mikrodermabrasi yaitu kulitnya menjadi lebih bercahaya dan halus.

Namun, terapi ini pada beberapa jenis kulit lainnya justru menyebabkan timbulnya rasa kasar pada kulit.

Sebelum Anda mengambil keputusan untuk melakukan terapi mikrodermabrasi ini, maka penting kiranya agar mengetahui efek sampingnya terlebih dahulu, serta beberapa hal lainnya.

Mikrodermabrasi

Manfaat Mikrodermabrasi
Terapi ini tidak hanya dilakukan sekali, namun hingga beberapa kali, tujuan dilakukan mikrodermabrasi adalah agar kulit lebih bercahaya, cerah dan lapisan atas sel kulit mati dibersihkan.

Melakukan mikrodermabrasi juga bisa memberikan hasil berupa keriput di kulit bisa diminimalisir, dan bisa membantu membersihkan bekas-bekas jerawat di kulit.

Mikrodermabrasi bisa menjadi metode untuk menghilangkan jerawat, serta membantu mengatasi lubang bekas jerawat. Seperti halnya melakukan laser jerawat, mikrodermabrasi juga dilakukan oleh tenaga medis.

Mikrodermabrasi dilakukan dengan menggunakan suatu alat khusus. Bahan yang paling utama berupa suatu bubuk organik berbentuk seperti kristal halus. Manfaat lainnya dari melakukan mikro dermabrasi:

Mengatasi Masalah Kulit Bopeng
Melakukan mikrodermabrasi bisa merangsang agar perkembangan sel kulit baru bisa lebih cepat. Manfaat dari perkembangan sel kulit baru adalah untuk meratakan permukaan kulit. Sehingga dengan melakukan terapi ini, bopeng pada kulit bisa secara perlahan menjadi hilang.

Wajah Menjadi Lebih Bersih dan Bersinar
Praktek mikrodermabrasi ini bermanfaat untuk mengangkat pengelupasan kulit mati. Sehingga pada bagian sel kulit yang telah tidak diperlukan oleh wajah, maka akan dibersihkan melalui terapi ini.

Hal ini membuat kulit menjadi terlihat lebih bersih dan bersinar.

Menyamarkan Garis Halus Wajah
Melakukan mikrodermabrasi mampu menyamarkan garis-garis halus pada kulit wajah. Kondisi ini umumnya pada wanita yang telah berusia di atas 38 tahun. Dimana pada umur tesebut kulit sudah mulai mengalami tanda-tanda penuaan secara alami.

Tekstur Kulir Menjadi Lebih Halus
Terapi ini juga berguna untuk membuat tekstur kulit menjadi lebih halus. Namun, terkadang jika mikrodermabrasi dilakukan pada jenis kulit yang tidak cocok, justru bisa menyebabkan kulit menjadi lebih kasar.

Mengangkat Flek Hitam, Komedo, Jerawat, dll
Mikrodermabrasi akan bekerja untuk mengangkat luka pada kulit wajah, termasuk flek hitam, komedo, jerawat dan lainnya.

Merangsang Pembentukkan Kolagen
Proses Mikrodermabrasi akan mendorong pembentukkan serat kolagen dan elastin yang manfaatnya supaya tesktur kulit lebih baik, serta kerutan dan garis-garis halus bisa berkurang dan menghilang.

Efek samping
Penting diingat bahwa pada prakteknya mikrodermabrasi dilakukan dengan metode pengelupasan, sehingga pontensi yang bisa terjadi dari melakukan mikrodermabrasi yaitu kulit menjadi berwarna agak kemerahan, serta kulit menjadi lebih sensitif.

Efek samping yang timbul ini masih dianggap dalam batas yang normal, hanya saja umumnya terapis akan memberikan saran agar Anda menghindari dari sering terkena sinar matahari, setidaknya 48 jam setelah melakukan terapi.

Dengan begitu, dalam periode 48 jam tersebut merupakan waktu untuk sel kulit baru tumbuh dengan cepat.

Agar semakin terlindungi proses pertumbuhan sel kulit baru tesebut, maka disarankan memakai SPF 30 setelah melakukan terapi. Selain itu, hindari memakai riasan selama enam jam setelah melakukan terapi.

Pada praktek mikrodermabrasi yang sudah pernah terjadi, mikrodermabrasi dapat menimbulkan masalah yang lumayan buruk pada beberapa jenis kulit. Dimana dampak atau efek yang parah yaitu timbulnya kemerahan, seringnya terjadi di bagian sekitar mata.

Bahkan pada beberapa kejadian, efek yang ditimbulkan bisa sampai berdarah. Oleh karena itu, hendaknya tidak memakai riasan apapun setelah melakukan mikrodermabrasi, hal ini agar kulit bisa beradaptasi dengan baik.

Beberapa kondisi yang menyebabkan seseorang tidak boleh melakukan mikrodermabrasi yaitu sedang mengalami luka terbuka, eksim, rosacea, dermatitis, dan berjerawat.

Kulit Ruam Kemerahan
Melakukan mikrodermabrasi dengan berupa pengelupasan kulit, sehingga reaksi yang timbul tentunya akan menyebabkan muncul kemerahan pada. Hal ini sebenarnya masih dalam batas normal, seperti halnya saat kulit paha ditampar keras maka akan menimbulkan bekas kemerahan.

Kulit Menjadi Lebih sensitif
Saat luka, kulit normal jaraknya berada 0,5 centimeter dari luka, sehingga saat bagian tersebut ditekan maka akan terasa sakit.

Hal ini berlaku pada mikrodermabrasi, dimana setelah melakukan terapi ini maka kulit menjadi lebih sensitif, baik ketika disentuh, terkena gesekan benda lain dan semacamnya. Termasuk kulit lebih sensitif ketika terkena sinar matahari langsung.

Resiko Terkena Infeksi Kulit
Pastikan dalam melakukan terapi ini kulit tidak dalam kondisi terluka. Adanya luka sebelum melakukan mikrodermabrasi maka bisa menyebabkan resiko terjadinya infeksi baru dari luka tersebut.

Oleh karena itu, hendaknya menunggu luka sembuh dahulu sebelum melakukan mikrodermabrasi.

Jangan Merias Wajah Setidaknya Selama Dua Minggu
Selama dalam masa perawatan mikrodermabrasi ini, anda tidak boleh merias wajah dalam bentuk apa saa. Baik itu BB cream, pelembab, bedak, dan lainnya.

Mengapa hal ini dilarang? Karena bisa menyebabkan terhambatnya proses perawatan, serta bisa menyebabkan terjadinya infeksi yang berasal dari penggunaan produk-produk kosmetik.

Jika pun Anda tepaksa ingin merias wajah, maka diberikan jarak waktu setelah melakukan terapi, setidaknya 6 jam setelah melakukan terapi.

Kulit Menjadi Kering
Sering melakukan mikrodermabrasi bisa menyebabkan kulit menjadi kering. Walaupun memang manfaatnya mampu mengatasi kerutan, jerawat dan komedo, namun pemakai terapi ini harus �rela� jika kadar kelembapan kulitnya menjadi cepat menurun. Untuk mengatasi masalah tersebut maka pakailah produk pelembap.

Menghilangnya Stratum Korneum
Epidermis merupakan lapisan kulit terluar yang terdiri dari sel kulit mati di bagian teratas permukaan kulit. Lapisan kulit mati (stratum komeum) sebenanya berfungsi sebagai penghalang atau pelindung terhadap serangan yang berasal dari luar ke lapisan kulit dibagian bawahnya.

Sehingga Stratum Korneum befungsi untuk melindungi kulit dari serangan lingkungan luar. Ketika melakukan mikrodermabrasi maka lapisan ini akan dibuang, yang dampaknya Anda tidak lagi mempunyai pelindung dari radiasi lingkungan di sekitar.

Hal inilah yang membuat orang-orang yang melakukan mikrodermabrasi perlu menghindari sebisa mungkin dari sering terkena sinar matahari langsung.

Ingat! Bahan terapi mikrodermabrasi tidak semuanya bisa cocok bagi kulit. Dimana terdapat sebagian orang yang memiliki riwayat alergi dengan bahannya tersebut.

Sehingga agar bisa mencegah terjadinya hal buruk, hendaknya mengetahui terlebih dahulu bahan yang digunakan untuk terapi dan efek sampingnya.

Dengan begitu Anda bisa menjadi lebih tahu ketika timbul dampak yang parah dan tidak normal, untuk kemudian segera pergi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Lamanya Proses Mikrodermabrasi
Saat melakukan mikrodermabrasi, terapis akan berusaha untuk mengikis sel sel kulit mati. Umumnya menggunakan bahan mycro crystal alumunium tri oksida atau AI(OH)3.

Pada beberapa klinik maju akan melakukan terapi dengan mencampurkan beberapa bahan lainnya, sehingga bisa lebih merangsang.

Lamanya melakukan mikrodermaberasi, biasanya memerlukan waktu antara lima hingga tujuh hari. Lamanya terapi berdasarkan dari seberapa parah kondisi kulit wajah. Jenis kulit dan jaringan wajah juga menentukan lamanya proses terapi ini.

Adapun durasi terapi mikrodermabrasi, paling maksimal adalah 30 menit untuk satu kali terapi. Terapi kemungkinan akan dilakukan berulang kali.

Rekomendasi dari pihak klinik biasanya melakukan terapi sebanyak 4 sampai 6 kali, yang dilakukan setiap 2 minggu. Yang setela itu, kemungkinan dilakukan penjadwalan lagi setelah 3 bulan kemudian.

Prosedurnya Mikrodrrmabrasi

Persiapan
Apabila Anda telah mantap ingin melakukan terapi ini, maka sekitar 4-5 hari sebelumnya Anda perlu menghentikan pemakaian produk eksfoliasi, entah itu yang berbentuk scrub, masker, serum, retinol dan lainnya. Hal ini dilakukan agar nantinya kulit Anda menjadi tidak terlalu sensitif ketika terapi.

Bagi Anda yang telah melakukan peeling maka tidak boleh melakukan mikrodermabrasi karena akibatnya malah menghancurkan sel kulit sehat, sehingga menyebabkan kerusakan kulit.

Pasca Mikrodermabrasi
Kulit akan mengalami kemerahan selama 3 hari. Kemungkinan akan memunculkan rasa sedikit perih. Pada masa ini hindari dari terkena sinar matahari langsung.

Selama masa ini juga hindari memoleskan bahan-bahan kimia (make up) apapun kepada wajah, karena kondisi kulit sedang sensitif.

Walaupun kondisi wajah kemerahan, namun Anda tidak boleh menutupinya dengan banyak bahan concealer atau foundation.

Hal yang Penting Diketahui dalam Melakukan Mikrodermabrasi

Mikrodermabrasi Tidak Untuk Kulit Remaja
Bagi mereka yang masih muda, atau mereka yang masih dalam tahap peremajaan diri, maka tidak cocok untuk menjalani terapi ini. Dimana mikrodermabrasi hanya khusus bagi mereka yang berusia 30 tahun keatas.

Tidak Boleh Untuk Penderita Penyakit Akut
Mikrodermabrasi biasanya dilakukan dengan bahan yang berisi kandungan zat kimia tinggi, sehingga tidak cocok dilakukan pada mereka yang sedang mengalami penyakit serius, seperti penyakit tumor, keratosis, dan herpes.

Melakukan terapi ini pada penderita penyakit akut dikhawatirkan bisa memperburuk kondisi penyakit.

Tidak Untuk Wanita Hamil dan Menyusui
Masa kehamilan adalah hal yang sangat penting diperhatikan, sehingga hindari melakukan hal-hal yang bisa membahayakan kesehatan dari calon bayi.

Terapi mikrodermabrasi yang dilakukan dengan berbagai bahan kimia, maka lebih baik dihindari oleh ibu hamil karena bisa beresiko untuk kesehatan janin. Anda bisa melakukan mikrodermabrasi setelah bayi sudah dalam masa penyapihan.

Setelah Terapi, Harus Memakai Tabir Surya
Anda tidak bisa secara bebas keluar masuk rumah setelah melakukan terapi mikrodermabrasi. Dimana Anda sangat memerlukan pelindung wajah setelah melakukan terapi, seperti menggunakan tabir surya.

Hindari kulit terkena sinar matahari langsung, karena bisa terjadi reaksi dari bahan kimia yang digunakan.

Tidak Boleh Berenang
Mikrodermabrasi bekerja untuk merangsang tumbuhnya sel kulit baru. Apabila melakukan renang maka bisa berpotensi merusak proses pertumbuhan sel kulit tersebut.

Sehingga usahakan untuk hindari yang namanya berenang, apalagi air yang ada di dalam kolam renang biasanya tidak terlalu bersih. Selain itu pengguna kolam renang bukan hanya anda seorang, sehingga untuk menghindari hal yang tidak diinginkan maka jangan berenang di air kolam dahulu.

Jangan Melakukan Chemical Peeling
Apabila melakukan mikrodermabrasi dan chemical peeling dalam masa yang bersamaan, dimana keduanya menggunakan bahan kimia, maka dikhwatirkan teradi reaksi kimia yang bisa berdampak buruk bagi kulit.

Harus Rajin dan Telaten
Dalam menjalani terapi ini Anda harus telaten, dimana Anda harus benar-benar memperhatikan kondisi wajah setiap waktu. Telaten-lah untuk membersihkan dan merawat wajah, serta gunakan tabir surya dan topi ketika pergi ke luar.

Estimasi Biaya Perawatan Microdermabrasi
Biaya terapi Mikrodermabrasi bervariasi pada setiap tempat, dimana hal ini sangat tergantung dari alat yang digunakan. Biayanya berkisar dari Rp.300.000 hingga Rp.700.000 per sesinya.

Dermabrasi dan Mikrodermabrasi, Mana Yang Lebih Baik?
Dua metode medis untuk menghilangkan jerawat yaitu dermabrasi dan mikrodermabrasi. Metode dermabrasi dilakukan dengan mengikis hingga lapisan kulit terdalam. Metode ini cocok diterpakan pada bekas jerawat yang dalam.

Selain itu, Dermabrasi bisa bermanfaat untuk menghilangkan bekas bekas cacar sampai menghilangkan luka akibat kecelakaan.

Adapun metode Dermabrasi tidak bisa digunakan untuk menghilangkan luka bakar, tahi lalat, tanda lahir, dan cacat kulit bawaan.

Untuk perawatan dengan metode mikrodermabrasi dilakukan dengan cara mengikis lapisan kulit yang paling luar, sehingga melakukannya cocok untuk mengatasi segala permasalahan kulit yang ringan. Bisa untuk mengatasi masalah stretch mark, bekas luka, bekas jerawat, dan keriput.

Perawatan ini juga dapat mencerahkan dan menghaluskan kulit. Mikrodermabrasi baik dilakukan pada orang-orang yang berusia 30-50 tahun.

Prosedur yang ada pada dermabrasi dan mikrodermabrasi sangat berbeda. Mulai dari alatnya sampai durasi waktunya.

Pada prosedur dermabrasi, kulit wajah akan dibersihkan lalu terapis akan memberikan bius lokal agar Anda tidak merasa sakit.

Kemudian terapis akan menggunakan sikat khusus berkecepatan tinggi (dermabrator). Untuk durasinya bisa dalam hitungan menit hingga sejam. Jenis perawatan ini umumnya hanya memerlukan sekali untuk akhirnya benar-benar sembuh.

Pada metode mikrodermabrasi tidak menggunakan obat bius. Alat khusus yang digunakan yaitu semprotan khusus yang di dalamnya berisi zat mikro kristal. Untuk lamanya durasi perwatan adalah sekitar 20 menit.

Apabila dermabrasi biasanya hanya perlu dilakukan sekali, adapun mikrodermabrasi dilakukan beberapa kali, bahkan bisa sampai 24 kali. Hal ini tergantung seberapa parahnya kondisi kulit. Muka yang berwarna merah dan iritasi adalah efek sampingnya.

Adapun setelah melakukan peraatan dermabrasi maka efek sampingya berupa wajah membengkak dan memerah, yang rasanya seperti terbakar. Dalam 1 hingga 2 minggu wajah akan kembali normal sedia kala.

Setelah melakukan perawatan dermabrasi, Anda tidak boleh meminum obat dengan kandungan aspirin dan ibuprofen selama seminggu setelah perawatan.

Sebenarnya kedua perawatan ini masing-masingnya memiliki manfaat utama. Sehingga pemilihan diantara keduanya adalah berdasarkan dari kondisi atau masalah yang sedang Anda hadapi.

Anda tinggal menentukan jenis perwatan apa yang cocok untuk kondisi atau masalah Anda.